Minggu, 15 Januari 2012

Tak Tersisa Celah di Hati


Mata kaki menatap serakan paku
Menunggu mangsa
Mobil empuk tanpa ampun
Berpapas riak dahak
menceceri jalanan
Tanpa embun

Mata bajay nyaris membentur
Gubuk gubuk
Ciliwung melumpur
Terhenyak tawur
Tukang sayur
Terjepit
Tempur
Batu antar kampung
 Mata corolla
Bmw
Sunggah ke gedung gedung pencakar
Membias kaca
Prisma prisma jalur cepat
Dipaksa tiap kali jadi lambat
Tersumbat

Mata hati lama tidur
Jalanan padat 
Mata telinga tuli
Ditembaki klakson memaki
Sepi polisi

Hari hari mati
Redup redup hati
Tak perduli hidup mati
          Apalagi nurani !


  karya : Mudji Sutrisno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar